Sering kita jumpai pada
zaman yang sudah renta ini seorang yang mengaku muslim, tetapi muslimnya hanya
sebatas pengakuan lisan atau sekedar tulisan "islam" yang tertera di
KTP-nya saja. Pada hakikatnya ia jauh dari nilai-nilai keislaman yang
sebenarnya, shalat wajib jarang dilaksanakan bahkan ada juga yang shalatnya
hanya 2 kali dalam setahun yaitu shalat hari raya idhul fitri dan idhul adzha
saja, apalagi akhlaknya jauh dari panutan kita yaitu Rasulullah Shalallahu
alaihi wa sallam, dalam pergaulan sehari-hari pun isinya hanya menyianyiakan
waktu dan menghambur-hamburkan harta. Mungkin ini gambaran yang pas untuk
muslim yang tidak kokoh dalam beragama.
Maka dampak yang
ditimbulkan yang paling besar menimpa kaum muslimin adalah terjadinya kelemahan
dan kehinaan pada mereka. Hal ini disebabkan karena mereka telah terjangkit
penyakit ganas yang sulit diobati yaitu penyakit "wahn", cinta dunia
dan takut mati sehingga mereka tidak berdaya di hadapan musuh-musuh mereka.
Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda:

